Perjalanan Singkat Peserta Supercamp 2018

Assalammu’alaikum…

Bertemu lagi nih sama mimin si pengisi artikel Perhimak Bandung hehe. Gimana kabarnya guys? Semoga pada baik-baik aja yaa… Kalau ada yang nanya, “min kenapa sih namanya perjalanan singkat?”, ini dia jawabannya, “Jadi Supercamp tahun ini hanya berlangsung selama tiga minggu, bayangin tiga minggu doang buat mempersiapkan SBMPTN,  karena tanggal 8 Mei 2018 sudah pelaksanaan SBMPTN. Amazing kan, makannya mimin namain perjalanan singkat”. Oh iyaa, fyi Supercamp Perhimak Bandung itu tempatnya terpisah ya untuk Saintek dan Soshum. Saintek itu tempatnya di Jl. Cisitu Baru, sedangkan soshum tempatnya di Jl. Setiabudi. Maaf ya mimin kebanyakan opening, yuk langsung aja kita simak gimana sih proses pembelajaran di Supercamp ini. 🙂

Perjalanan dimulai pada Senin, 16 April 2018. Pagi itu diadakan pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta terhadap soal SBMPTN. Setelah pre-test, dilanjutkan dengan dimulainya proses belajar dan pembelajaran yang sudah dibuatkan jadwal sebelumnya dari hari senin hingga jumat. Kakak-kakak Perhimak Bandung silih berganti memberikan ilmu bagi adik-adiknya sesuai bidang studi yang diampunya. Selain pembelajaran sesuai yang sudah dijadwalkan,  peserta Supercamp juga dapat meminta tambahan pembelajaran pada malam harinya atau disebut Belajar By Request (BBR). Lalu setiap sabtu diadakan Try Out (TO) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta. Selain sabtu, juga ada hari lain untuk pelaksanaan TO. Total pelaksanaan TO untuk Saintek yaitu berjumlah delapan kali dan untuk Soshum berjumlah sembilan kali.

Pada hari Rabu, 18 April 2018, para peserta dikumpulkan di Asrama Perhimak Bandung untuk pemberian motivasi oleh Mas Afif Khoirul karena akan diadakan pembukaan bersama hasil SNMPTN bagi peserta Supercamp dan hasilnya dua orang peserta Saintek diterima di ITB dan satu orang peserta Saintek diterima di Unpad serta satu orang peserta Soshum diterima di UNY. Hari terus berganti, hingga pada tanggal 6 Mei 2018 atau H-2 menuju SBMPTN diadakan do’a bersama di Asrama Perhimak Bandung dan berlangsung sangat khidmat. Keesokan harinya, peserta foto bersama di salah satu studio foto supaya dapat menjadi kenang-kenangan di kemudian hari. 8 Mei 2018, hari pelaksanaan SBMPTN pun tiba. Bekal yang sudah berada dalam genggaman para peserta Supercamp harus digunakan dengan sebaik-baiknya dan ini merupakan titik puncak perjuangan peserta Supercamp. Hanya do’a dan usaha terbaik yang dapat dilakukan saat itu. SBMPTN bukan perjuangan akhir , masih ada perjuangan-perjuangan berikutnya. Bismillah.

Yuppss… begitulah perjalanan singkat para peserta Supercamp tahun ini. Semoga Supercamp dapat memberikan manfaat untuk para peserta kedepannya. Aamiin.

Terima kasih sudah membaca 🙂

Wassalammu’alaikum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *